1. BETAWI
Sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing. Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni musik Tiongkok, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi musik Arab, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab,dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an.
Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunankaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa. Mereka adalah hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu.
TRADISI
NGELAMAR
Ngelamar merupakan pernyataan resmi dari pihak keluarga laki-laki untuk menikahkan putranya kepada pihak calon mempelai perempuan. Ngelamar dilakukan oleh beberapa orang utusan yang disertai dengan membawa sejumlah barang bawaan wajib seperti uang sembah lamaran, baju atau bahan pakaian wanita, serta beberapa perlengkapan melamar lainnya. Setelah Ngelamar selesai, acara yang sangat menentukan pun dilanjutkan yakni membicarakan masalah mas kawin, uang belanja, plangkah (kalau calon mendahului kakaknya), dan kekudang (makanan kesukaan calon mempelai wanita). Apabila bawa tande putus telah disepakati, maka dilanjutkan dengan pembicaraan yang lebih rinci perihal apa dan berapa banyak tande putus serta segala hal yang berkaitan dengan acara pernikahan.
Sifat campur-aduk dalam dialek Betawi adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum, yang merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing. Dalam bidang kesenian, misalnya, orang Betawi memiliki seni Gambang Kromong yang berasal dari seni musik Tiongkok, tetapi juga ada Rebana yang berakar pada tradisi musik Arab, Keroncong Tugu dengan latar belakang Portugis-Arab,dan Tanjidor yang berlatarbelakang ke-Belanda-an.
Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunankaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa. Mereka adalah hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu.
TRADISI
NGELAMAR
Ngelamar merupakan pernyataan resmi dari pihak keluarga laki-laki untuk menikahkan putranya kepada pihak calon mempelai perempuan. Ngelamar dilakukan oleh beberapa orang utusan yang disertai dengan membawa sejumlah barang bawaan wajib seperti uang sembah lamaran, baju atau bahan pakaian wanita, serta beberapa perlengkapan melamar lainnya. Setelah Ngelamar selesai, acara yang sangat menentukan pun dilanjutkan yakni membicarakan masalah mas kawin, uang belanja, plangkah (kalau calon mendahului kakaknya), dan kekudang (makanan kesukaan calon mempelai wanita). Apabila bawa tande putus telah disepakati, maka dilanjutkan dengan pembicaraan yang lebih rinci perihal apa dan berapa banyak tande putus serta segala hal yang berkaitan dengan acara pernikahan.
PIARE CALON NONE PENGANTEN
Setelah pembicaraan persiapan pernikahan selesai, kemudian calon pengantin wanita akan dipiare (dipelihara) oleh tukang piare. Tujuannya yaitu untuk mengontrol kegiatan, kesehatan dan memelihara kecantikan calon none mantu menghadapi pernikahan. Selain perawatan fisik, juga dilengkapi program diet dengan pantangan makanan tertentu untuk menjaga berat tubuh ideal calon mempelai wanita.
Setelah pembicaraan persiapan pernikahan selesai, kemudian calon pengantin wanita akan dipiare (dipelihara) oleh tukang piare. Tujuannya yaitu untuk mengontrol kegiatan, kesehatan dan memelihara kecantikan calon none mantu menghadapi pernikahan. Selain perawatan fisik, juga dilengkapi program diet dengan pantangan makanan tertentu untuk menjaga berat tubuh ideal calon mempelai wanita.
AKAD NIKAH
Puncak adat Betawi adalah Akad nikah. Meriah dan penuh warna-warni, demikian gambaran dari tradisi pernikahan adat Betawi menjelang akad nikah. Diiringi suara petasan, rombongan keluarga mempelai pria berjalan memasuki depan rumah kediaman mempelai wanita sambil diiringi oleh ondel-ondel, tanjidor serta marawis (rombongan pemain rebana yang menyanyikan lagu berbahasa Arab). Bahkan dahulu, rombongan calon mempelai pria berjalan sambil menuntun kambing.
HASIL
Kesenian Betawi tersebut antara lain :
1. Lenong
2. Topeng Blantik.
3. Tari Topeng,
4. Ondel-ondel,
5. Tari Ronggeng Topeng
6. dan lain-lain
Seni suara dan seni musiknya adalah :
1. Sambrah,
2. Rebana,
3. Gambang kromong,
4. Tanjidor dan sejenisnya
2. SUNDA
Dalam karakteristik budaya sunda sendiri memiliki kemampuan-kemampuan yang menjadikannya sebagai daya hidup bagi masyarakatnya, yang diantaranya seperti : Kemampuan berkoordinasi dan berorganinasi, dimaknai sebagai kemampuan berinteraksi secara sosial. Kemampuan beradaptasi, dimaknai sebagai kemampuan kesadaran untuk secara kreatif mengatasi tantangan keadaan, tantangan zaman dan tantangan berbagai ragam pergaulan. Kemampuan mobilitas, dimaknai sebagai kemampuan untuk dengan kreatif menciptakan mobilitas sosial, politik, dan ekonomi, baik yang bersifat horizontal maupun vertikal. Kemampuan tumbuh dan berkembang, diartikan sebagai kemampuan kesadaran untuk selalu maju, selalu bertambah luas dan dalam wawasan-nya selalu menawarkan pemikiran-pemikiran yang segar dan baru Kemampuan regenerasi, dimaknai sebagai kemampuan untuk mendorong munculnya generasi baru yang kreatif dan produktif.
TRADISI
Salah satu uapacara adat yang menarik adalah upacara adat sunda saat perkawinan. Untuk prosesinya sama seperti perkawinan pada umumnya seperti mengucapkan ijab Kabul dan sebagainya. Yang unik dan tak kalah sakral adalah setelah akad nikah selesai. Upacara adat sunda yang dilaksanankan setelah akad nikah adalah
Menginjak telur atau sering disebut nincak endog dengan makhsud agar malam pertama si pengantin berjalan indah dan lancar.
Muleum Harupat atau membakar segenggam lidi yang berisi 7 potongan lidi agar sifat jelek yang ada pada diri manusia seperti iri, dengki, tamak, sombong, kikir, pemarah, dan lainnya dapat terbakar atau hilang.
Meuspeun Kendi atau memecahkan kendi dengan tujuan melepas masa bujangan dan gadis pada malam pertama.
Sawer. Dilakukan dengan cara melempar barang-barang seperti permen, beras kuning, dan uang recehan diirngi dengan lagu pepatah bagi pengantin. Beras, uang receh serta permen merupakan simbol keduniaan yang harus dicari oleh kaum lelaki dan kaum perempuan harus menjaganya dengan baik.
Buka pintu atau buka panto untuk mengajarkan tradisi dan tata krama bagi suami dan isteri
HASIL
1. Pakaian adat khas Barat yang disebut Kebaya
2. Wayang Golek
3. Jaipong
4. Degung
5. Rampak Gendang
6. Calung
7. Pencak Silat
8. Sisingaan
9. Kudalumping
10. Bajidoran
3. PADANG
Adat Minangkabau pada dasarnya sama seperti adat pada suku-suku lain, tetapi dengan beberapa perbedaan atau kekhasan yang membedakannya. Kekhasan ini terutama disebabkan karena masyarakat Minang sudah menganut sistem garis keturunan menurut Ibu, matrilinial, sejak kedatangannya di wilayah Minangkabau sekarang ini. Bold text Kekhasan lain yang sangat penting ialah bahwa adat Minang merata dipakai oleh setiap orang di seluruh pelosok nagari dan tidak menjadi adat para bangsawan dan raja-raja saja. Setiap individu terikat dan terlibat dengan adat, hampir semua laki-laki dewasa menyandang gelar adat, dan semua hubungan kekerabatan diatur secara adat.
TRADISI
- Balimau
Adalah tradisi mandi menggunakan air jeruk nipis yang terkenal di kalangan masyarakat minang kabau. Biasanya di lakukan di kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai dan tempat pemandian. Di wariskan secara turun menurun, tradisi ini telah di percaya setelah berabad abad.
Latar belakang dari balimau ini adalah membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum bulan ramadhan. Sesuai dengan ajaran islam yaitu harus mensucikan diri sebelum bulan ramadhan.
- Makan Bajamba
Adalah cara makan masyarakat minang kabau yang dilakukan secara duduk bersama sama di dalam satu ruang atau tempat yang sudah di tentukan. Acara ini dilangsungkan pada hari hari islam, acara adat atau pun acara acar penting lainnya. Dalam acara makan ini memunculkan rasa kebersamaan tanpa melihat status sosialnya.
- Merantau
Adalah perginya seseorang dari daerah asalnya ke daerah lain untuk mencari suatu pekerjaan. Itu lah kebiasaan orang minang kabau ketika sudah dewasa.
HASIL
Tari Pasambahan
Tari Piring
Tari Pasambahan
SUMBER
http://www.lihat.co.id/2013/01/5-tradisi-terkenal-di-minangkabau.html
http://senibudayabetawi.blogspot.com/2011/02/macam-macam-kesenian-betawi.html
http://elfawazgroup.blogspot.com/2013/01/sekilas-tentang-tradisi-betawi.html
http://dallangnetku.blogspot.com/2011/06/karya-ilmiah-remaja-makna-tradisi-adat.html