Jumat, 03 Juni 2016

Teknik Membaca Puisi yang Memikat



teknik membaca puisi menyangkut berbagai kal, agar tampilannya lebih menarik t idak, komunikatif,  dan  segar.  teknik−teknik  tersebut  adalah  sebagai berikut.

a.       Vokal/Lafal

Da1am membaca puisi diperlukan pengucapan vokal atau lafal yang je1as. Dengan demikian, pendengar akan memahami secara jelas apa yang kita sampaikan. gerakan mulut per1u senantiasa dilatih untuk mengucapkan kata secara tepat dan jelas.

b.       Intonasi/Tekanan

Selain olah vokal juga perlu olah intonasi dan tekanan suara, seperti sedang, berat, ringan, kemerduan. Perlu diperkatikan tekanan dinamik, tekanan tempo akan berbeda dengan suara reporter dan pranatacara tetapi cukup lantang.

c.        Penghayatan

latikan pengkayatan juga sangat diperlukan untuk daµat membaca puisi secara memikat dan menarik. Untuk dapat mengkayati puisi dengan baik, kalian wajib membaca naskah terlebih dahulu dan memahami isinya.

d.      Gerak/Mimik dan Ekspresi

gerak/mimik  dan ekspersi yang tidak tepat juga membuat pembacaan
puisi kurang menarik. Oleh  karena itu, dalam pembacaan puisi  harus memerhatikan betul isi dan pengkayatan terhadap naskah puisi yang akan dibaca sekingga dapat      sesuai.

e.       Latihan Pernapasan

 

 

Sumber : Buku Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA/2013 kelas XII

Menyampaikan Intisari Buku Biografi



1.       Mengenal Buku Biografi

Biografi berisi riwayat hidup seseorang, biasanya seorang tokoh yang terkenal. Dalam buku biografi ini berisi pandangan kidu, perjuangan, keberkasilan prestasi, dan kesulitan yang dikadai sang tokoh. Buku biografi ini biasanya ditulis orang lain, sedangkan yang ditulis sendiri oleh sang tokoh disebut autobiografi.

2.       Mencatat Hal-hal Menarik dari Kehidupan Tokoh


             3.       Menyampaikan Hal-hal yang Menarik dari Kehidupan Tokoh

           4.        Menanggapi Penyampaian Biografi

 

 


Sumber : Buku Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA/2013 kelas XII

Melampirkan Notula



Notula merupakan catatan singkat mengenai jalannya persidangan (rapat) ataupun diskusi serta hal-hal yang dibicarakan dan diputuskan. Notula tidak memiliki format yang standar. Hal ini tergantung pada kesepakatan organisasi yang menyelenggarakan acara notula tersebut.

Pola Penulisan Notula yang Lengkap

Dalam diskusi yang bersifat resmi, biasanya ada seseorang petugas yang membuat catatan mengenai jalannya diskusi secara keseluruhan. Petugas tersebut disebut notulis dan catatannya disebut notula (ada juga yang menyebut notulen). Seorang notulis yang baik harus memiliki kecermatan dan kepandaian dalam memilih dan mengikuti jalannya diskusi atau seminar secara keseluruhan. Adapun unsur-unsur yang harus dicatat notulis adalah sebagai berikut.
a.        Nama diskusi
b.        Tempat dan waktu diskusi
c.         Pemandu diskusi
d.        Penyaji/pembicara  diskusi
e.        Jumlah peserta yang hadir
f.          Materi pokok diskusi
g.        Permasalahan yang dihadapi
h.        Penanggulangan  masalah
i.          Saran dan usulan peserta
j.          Kesimpulan diskusi
k.        Nama dan tanda tangan notulis.

Sumber : Buku Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA/2013 kelas XII